Minggu, 19 Juni 2011

penjelasan mengenai Model Standar Pengembangan Profesi mata kuliah etika dan profesionalisme TSI disini


Kelas 4KA03:
Chronika Sitanggang [11107914]
Mizana Chaerunnisa [11107094]
Nurita Safitri [11107267]
Ratih D. Denanda [11107377]

Sabtu, 09 April 2011





Langkah-Langkah Pembuatan Program


Langkah-langkah sistematis pembuatan program, sebagai berikut:
·                     Mendefinisikan permasalahan
·                     Membuat rumusan untuk pemecahan masalah
·                     Implementasi
·                     Menguji coba dan membuat dokumentasi

Penjelasan :

·                     Mendefinisikan Permasalahan
Yang dimaksud mendefinisikan permasalahan yaitu kita hams mengerti dengan baik mengenai permasalahan yang ingin diselesaikan.
Contoh:
• Permasalahan penjumlahan dua bilangan.
• Permasalahan menampilkan bilangan prima antara 1 sampai 100.

·                     Membuat Rumusan untuk Pemecahan Masalah
Setelah kita mengetahui dengan baik mengenai permasalahan yang ingin diselesaikan, langkah selanjutnya adalah membuat rumusan algoritma untuk memecahkan masalah. Rumusan tersebut dapat disusun dalam bentuk pseudocode ataupun flowchart.

·                     Implementasi

Apabila langkah 1 dan 2 belum melibatkan bahasa pemrograman, maka langkah ketiga ini telah mulai melibatkan bahasa pemro-graman. Dalam mengimplementasi algoritma, kita akan menentu¬kan bahasa pemrograman yang cocok atau ingin kita gunakan. Misalnya Pascal, Delphi, Basic, dan sebagainya.
Implementasi tersebut tentunya mengacu pada algoritma yang telah disusun pada langkah sebelumnya, baik itu variabel-variabel yang dipakai maupun alur program. Jika program diimplementasi-kan dengan bahasa pemrograman yang bersifat visual dan event driven (melibatkan desain form dan event-event) seperti Visual Basic atau Delphi, maka perlu pula diperhatikan langkah-langkah berikut:
1.     Menambahkan objek-objek kontrol pada Form seperti EditBox, ComboBox, Button, dll.
2.    Mengatur posisi kontrol, properties kontrol (seperti caption, wama, jenis tulisan, dan sebagainya), serta urutan fokus objek-objek yang ada pada form.
3.    Pemberian nama objek kontrol yang sesuai. Misalnya untuk input diameter diberi nama txtDiameter.
4.    Menentukan event-event kontrol yang berpengaruh pada fungsionalitas program.
5.    Mulai koding.
·         Menguji Coba dan Membuat Dokumentasi
Setelah selesai implementasi, maka langkah selanjutnya adalah menguji program tersebut apakah telah berjalan sesuai dengan tujuannya untuk memberi solusi dari suatu permasalahan. Apabila program belum berjalan dengan baik, maka kita perlu mengkaji kembali rumusan/algoritma yang telah dibuat pada langkah kedua, serta memperbaiki implementasi program yang mungkin keliru.
Untuk memudahkan kita memeriksa kesalahan suatu program ataupun memahami jalannya program, maka perlu dibuat doku-mentasi yang berisi informasi mulai dari tujuan/fungsi program, algoritma program, hingga cara pemakaiannya.


Senin, 22 November 2010

Perbedaan system operasi Android dan Syambian pada handphone
Sistem operasi Symbian
Sistem operasi Symbian adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak mobile).Symbian merupakan perusahaan independen hasil kolaborasi vendor-vendor raksasa pada masa itu yakni Ericsson, Nokia, Motorola, dan Psion. Nokia sebagai pemegang saham terbesar dengan angka 47,9 persen. Banyak dari produk nokia ber-OS Symbian (termasuk ponsel saya, NOKIA 6120 Classic, OS Symbian S60 v9.0 3rd edition). Symbian dipandang lebih unggul karena:
1. Sistem operasi ini sejak awal dirancang khusus untuk ponsel. Berbeda dengan Microsoft dan Linux yang diadopsi dari komputer.
2. Berkat fitur CC+, Java (J2ME) MIDP 2.0, PersonalJava 1.1.1a, dan WAP, Sistem operasi symbian ini sangat terbuka sehingga siapapun bisa mengembangkannya. terbukti banyak beredar aplikasi-aplikasi tambahan untuk OS berbasis Symbian atau platform Java.
3. Symbian menyediakan suatu user interface (UI) framework yang fleksibel, sehingga supaya para vendor bisa menvariasikan produk-produknya. Ada empat jenis UI yang beredar saat ini yaitu: Series 60 (misalnya Nokia N70, N91, Siemens SX1, Samsung D700, D710, Panasonic X700, X800); Series 80 (Nokia N9210, 9210i, 9300); Series 90 (Nokia 7700 dan 7710); UIQ (Sony Ericsson P800, P900, P910, Motorola A920, A925, A1000, A1010). Symbian MOAP (Mobile Oriented Applications Platform), contohnya adalah Mitsubishi D800iDS yang memiliki dual screen yang pengoperasiannya mirip dengan Nintendo DS yaitu 2 screen dan hanya screen bagian bawah yang memiliki fungsi touch screen.

Symbian telah mengeluarkan Operating System untuk smartphone terbaru nya yaitu versi 9.3, Symbian menyatakan bahwa versi 9.3 ini akan lebih mempercepat, mempermurah dan mempermudah para vendor handphone dan para
operator untuk mendapatkan servis dan fasilitas terbaik seperti mendukung WiFi, Firmware update secara online (FOTA), dukungan HSDPA, VoIP melalui IPSec, dukungan secara native untuk Push To Talk, dukungan Java JSR 248, Platform sekuriti yang lebih stabil dan lebih baik untuk memproteksi dari virus dan spam, dukungan untuk fasilitas graphic 3D yang lebih baik (vector floating point).

Android

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Android merupakan operating system yang merupakan penggembangan dari operating system linux, biasanya android ini di gunakan menjadi operating system di mobile. Pada awalnya android merupakan kreasi dari pabrikan bernama Android inc yang kemudian di ambil alih oleh google, dan akhir - akhir ini di pegang oleh open handset alliance yang memungkinkan untuk menggembangkan operating system tesebut dengan menggunakan bahasa java.

Salah satu produk yang menggunakan os android ialah google nexus one.
ini merupakan gambar dari google nexus one :

Handphone keluaran dari HTC ini menggunakan operating system android yang dimana vendor -vendor handphone seperti NOKIA, SONY ERRICSSON ,dan SAMSUNG belum menggunakannya.
Oleh karena itu karena operating system android bersifat terbuka sebaiknya kita menggembangkannya agar suatu saat android dapat kita gunakan di handphone-handphone lain yang belum menggunakan android.

Senin, 25 Oktober 2010

Peralatan ( Hardware )
Dibawah ini adalah contoh dari perangkat dan jenis untuk perlengkapan WIfi (Wireless Network)
Hardware Access Point + plus.
Perangkat dibawah ini adalah perangkat standard yang digunakan untuk access point. Access Point dapat berupa perangkat access point saja atau dengan dual fungsi sebagai internal router. Bahkan pada model terbaru sudah ditambahkan teknologi Super G dengan kemampuan double transmisi, smart DHCP bagi client network dan hardware standard monitor serta Firewall dan sebagainya.
Alat Access point dapat dipasangkan pada sebuah hub, cable modem atau alat lainnya untuk menghubungkan computer dengan WIFI kedalam sebuah network lain.

USB Wireless Adaptor
Termasuk perangkat baru dan praktis pada teknologi WIFI. Alat ini mengambil power 5V dari USB port. Untuk kemudahan USB WIFI adapter dengan fleksibel ditempatkan bagi notebook dan PC. Tetapi pada perangkat USB WIFI Adapter memiliki batasan. Sebaiknya mengunakan USB port 2.0 karena kemampuan sistem WIFI mampu mencapai data rate 54Mbps. Bila anda memerlukan kepraktisan, penambahan perangkat Wireless USB adaptor adalah pilihan yang tepat, karena bentuknya yang praktis dan dapat dilepas. Tetapi perlu diingatkan bahwa dengan supply power kecil dari USB port alat juga memilki jangkauan lebih rendah, selain bentuk antenna yang ditanam didalam cover plastik akan menghambat daya pancar dan penerimaan pada jenis perangak ini.


PCI card wireless network
PCIcard Wireless network dapat juga berupa sebuah card WIFI yang ditancapkan pada slot computer atau dengan mengambil power dari USB tetapi dipasangkan pada PCI slot. Perangkat Wireless network dapat juga diaktifkan menjadi Access point. Perangkat jenis PCI card dipasangkan permanen pada sebuah desktop PC.







jaringan infrastruktur

Sistem kedua yang paling umum adalah Infra Structure.
Sistem Infra Structure membutuhkan sebuah perangkat khusus atau dapat difungsikan sebagai Access point melalui software bila mengunakan jenis Wireless Network dengan perangkat PCI card.
Mirip seperti Hub Network yang menyatukan sebuah network tetapi didalam perangkat Access Point menandakan sebuah sebuah central network dengan memberikan signal (melakukan broadcast) radio untuk diterima oleh computer lain. Untuk mengambarkan koneksi pada Infra Structure dengan Access point minimal sebuah jaringan wireless network memiliki satu titik pada sebuah tempat dimana computer lain yang mencari menerima signal untuk masuknya kedalam network agar saling berhubungan. Sistem Access Point (AP) ini paling banyak digunakan karena setiap computer yang ingin terhubungan kedalam network dapat mendengar transmisi dari Access Point tersebut.
Access Point inilah yang memberikan tanda apakah disuatu tempat memiliki jaringan WIFI dan secara terus menerus mentransmisikan namanya - Service Set IDentifier (SSID) dan dapat diterima oleh computer lain untuk dikenal. Bedanya dengan HUB network cable, HUB mengunakan cable tetapi tidak memiliki nama (SSID). Sedangkan Access point tidak mengunakan cable network tetapi harus memiliki sebuah nama yaitu nama untuk SSID.

jaringan infrastruktur 


Sumber : wikipedia

jaringan Adhoc

Jaringan Adhoc
adalah sistem peer to peer, dalam arti satu computer dihubungkan ke 1 computer dengan saling mengenal SSID. Bila digambarkan mungkin lebih mudah membayangkan sistem direct connection dari 1 computer ke 1 computer lainnya dengan mengunakan Twist pair cable tanpa perangkat HUB.
Jadi terdapat 2 computer dengan perangkat WIFI dapat langsung berhubungan tanpa alat yang disebut access point mode. Pada sistem Adhoc tidak lagi mengenal sistem central (yang biasanya difungsikan pada Access Point). Sistem Adhoc hanya memerlukan 1 buah computer yang memiliki nama SSID atau sederhananya nama sebuah network pada sebuah card/computer.
Dapat juga mengunakan MAC address dengan sistem BSSID (Basic Service Set IDentifier - cara ini tidak umum digunakan), untuk mengenal sebuah nama computer secara langsung. Mac Address umumnya sudah diberikan tanda atau nomor khusus tersendiri dari masing masing card atau perangkat network termasuk network wireless. Sistem Adhoc menguntungkan untuk pemakaian sementara misalnya hubungan network antara 2 computer walaupun disekitarnya terdapat sebuah alat Access Point yang sedang bekerja. 


jaringan adhoc 

Sumber : wikipedia



jaringan wireless

Jaringan wireless atau jaringan tanpa kabel  merupakan Sistem jaringan WIFI atau Wireless tidak memerlukan penghubung cable network antar computer. Bila jenis coax atau UTP cable memerlukan kabel sebagai media tranfer, dengan Wireless network hanya dibutuhkan ruang atau space dimana jarak jangkau network dibatasi kekuatan pancaran signal radio dari masing masing computer.
Keuntungan pemakaian wireless yaitu :
·     Pemakai tidak dibatasi ruang gerak dan hanya dibatasi pada jarang jangkauan dari satu titik pemancar WIFI
·     Untuk jarak pada sistem WIFI mampu menjangkau area 100feet atau 30M radius.
·     Selain itu dapat diperkuat dengan perangkat khusus seperti booster yang berfungsi sebagai  relay yang mampu menjangkau ratusan bahkan beberapa kilometer ke satu arah (directional).


Ada 2 cara menghubungkan antar PC dengan sistem Wireless, yaitu :

      ·         Berbasis Ad-hoc 
     dimana 1 PC terhubung dengan 1 PC dengan saling terhubung berdasarkan nama SSID (Service Set IDentifier). SSID sendiri tidak lain nama sebuah computer yang memiliki card, USB atau perangkat wireless dan masing masing perangkat harus diberikan sebuah nama tersendiri sebagai identitas.

Gambar. 1 Jaringan berbasis Ad-Hoc

·         Berbasis Infrastruktur.
   Dimana Sistem Infra Structure membutuhkan sebuah perangkat khusus atau dapat difungsikan sebagai Access point melalui software bila mengunakan jenis Wireless Network dengan perangkat PCI card.

Gambar. 2 Jaringan berbasis Infrastruktur


Sumber : wikipedia

Jumat, 04 Juni 2010

Catatan KAki

Catatan kaki adalah daftar keterangan khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran atau akhir bab karangan ilmiah. Catatan kaki biasa digunakan untuk memberikan keterangan dan komentar, menjelaskan sumber kutipan atau sebagai pedoman penyusunan daftar bacaan

Sistematika penulisan catatan kaki
1. Catatan kaki harus dipisahkan oleh sebuah garis yang panjangnya empat belas karakter dari margin kiri dan berjarak empat spasi dari teks.
2. Catatan kaki diketik berspasi satu.
3. Diberi nomor.
4. Nomor catatan kaki diketik dengan jarak enam karakter dari margin kiri.
5. Jika catatan kakinya lebih dari satu baris maka baris kedua dan selanjutnya dimulai seperti margin teks biasa (tepat pada margin kiri).
6. Jika catatan kakinya lebih dari satu maka jarak antara satu catatan dengan catatan yang lainnya adalah sama dengan jarak spasi teks.
7. Jarak baris terakhir catatan kaki tetap 3 cm dari pinggir kertas bagian bawah.
8. Keterangan yang panjang tidak boleh dilangkaukan ke halaman berikutnya. Lebih baik potong tulisan asli daripada memotong catatan kaki.
9. Jika keterangan yang sama menjadi berurutan (misalnya keterangan nomor 2 sama dengan nomor 3, cukup tuliskan kata ibid daripada mengulang-ulang keterangan catatan kaki.
10. Jika ada keterangan yang sama tapi tidak berurutan, berikan keterangan op.cit., lih [x] [x] merupakan nomor keterangan sebelumnya.
11. Jika keterangan seperti opcit tetapi isinya keterangan tentang artikel, gunakan loc.cit.
12. Untuk keterangan mengenai referensi artikel atau buku tertentu, penulisannya mirip daftar pustaka, tetapi nama pengarang tidak dibalik.

(sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Catatan_kaki)

macam-macam kutipan

Ada dua cara mengutip yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung, dimana kutipan langsung merupakan mengutip sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah. Disebut kutipan tidak langsung jika mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber aslinya, namun tidak menghilangkan gagasan asli dari sumber tersebut.
Contoh dari kuipan langsung dan tidak langsung :

Kutipan langsung :
Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara (Keraf,1983:3).

Kutipan tidak langsung
Seperti dikatakan oleh Gorys Keraf (1983:3) bahwa argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis.

Tata cara mengutip

Sebenarnya tidak ada salahnya apabila kita mengutip, asalkan kita mengikuti cara-cara yang telah ditentukan seperti :
1. Tuliskan sumbernya dengan lengkap,, hal ini sesua dengan pasal 14 UU No. 19 Tahun 2002 C.
2. Apabila kita mengambil suatu pembahasan ataupun artikel dari internet, sebaiknya kita mecantumkan sumber dari mana kita dapatkan artikel tersebut,
Sebagai contoh :
“Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya. “(http://www.sentra-edukasi.com/2009/10/definisi-cara-menulis-kutipan.html)

pengertian kutipan

Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.

Sabtu, 22 Mei 2010

persiapan dalam membuat proposal

A. Identifikasi, Pemilihan dan Perumusan Masalah Penelitian
1. Identifikasi masalah penelitian
Sumber:
a. Bacaan, terutama bacaan yang berisi laporan hasil penelitian
b. Seminar, diskusi, konferensi dan lain-lain pertemuan ilmiah
c. Pernyataan pemegang otoritas
d. Pengamatan selintas
e. Pengalaman pribadi
f. Perasaan intuitif
2. Pemilihan masalah penelitian
Pertimbangan:
a. Pertimbangan dari arah masalahnya
b. Pertimbangan dari arah calon peneliti
3. Perumusan masalah penelitian
a. Perumusan hendaklah dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya
b. Rumusan hendaklah padat dan jelas
c. Rumusan itu hendaknya memberi petunjuk tentang mungkinnya mengumpulkan dat guna menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terkandung dalam rumusan itu

B. Penelaahan Kepustakaan
1. Penelaahan sumber-sumber yang berupa buku
2. Pemilihan berdasarkan pada prinsip:
a. Relevansi
b. Kemutakhiran (kecuali studi sejarah)
3. Penelaahan sumber-sumber yang berupa laporan hasil penelitian
Penilikan berdasarkan atas prinsip
a. Relevansi
b. Kemutakhiran
c. Bobot


C. Perumusan Hipotesis
Perumusan hipotesis hendaklah mempertimbangkan:
a. Hipotesis hendaklah menyatakan pertautan antara dua variabel atau lebih
b. Hipotesis hendaklah dinyatakan dalam kalimat deklaratif atau pernyataan.
c. Hipotesis hendaklah dirumuskan secara jelas dan padat
d. Hipotesis hendaklah dapat diuji, artinya hendaklah orang mungkin mengumpulkan data menguji kebenaran hipotesis itu
Secara garis besar dapat dibedakan:
1) Hipotesis tentang hubungan
2) Hipotesis tentang perbedaan

D. Identifikasi, Klasifikasi dan Pendefinisian Variabel
1. Mengidentifikasi variabel.
Variabel adalah segala sesuatu yang akan menjadi objek pengamatan penelitian atau faktor-faktor yang berperanan dalam peristiwa atau gejala yang akan diteliti
2. Mengklarifikasi variabel
Berdasarkan proses kauantifikasinya, variabel digolongkan menjadi:
a. Variabel nominal
b. Variabel ordinal
c. Variabel interval
d. Variabel rasio
Berdasarkan atas fungsinya dalam penelitian variabel dibedakan menjadi:
a. Variabel tergantung
b. Variabel bebas
c. Variabel moderator
d. Variabel kendali
e. Variabel rambang

3. Merumuskan definisi operasional variabel-variabel
Definisi operasional dirumuskan berdasarkan atas sifat-sifat hal yang didefinisikan yang dapat diamati (diobservasi)
a. Yang berdasar atas kegiatan-kegiatan (operations) yang harus dilakukan agar yang didefinisikan itu terjadi
b. Yang berdasar atas bagaimana hal yang didefinisikan itu nampaknya (seringkali menunjuk kepada alat pengambil datanya)

E. Pemilihan atau Pengembangan Alat Pengambil Data
Alat pengambil data harus memenuhi syarat-syarat:
1. Validitas
2. Reliabilitas

F. Penyusunan rancangan penelitian
G. Penentuan sampel
H. Pengumpulan data
I. Pengolahan dan analisis data
J. Interpretasi hasil analisis
K. Penyusunan laporan

jenis-jenis proposal

1. Proposal penjualan
Merupakan jenis proposal yang berisikan tentang penjualan

2. Proposal konstruksi
Merupakan jenis proposal yang berisikan penjabaran mengenai hasil darii suatu proyek

3. Proposal penelitian
Merupakan suatu jenis proposal yang berisikan hasil dari suatu penelitian si penulis.

4. Dan yang lainnya…

tujuan dari pembuatan proposal

Dapat diartikan proposal merupakan suatu penjabaran peneltian,
tujuan dari pembuatan proposal biasanya untuk mejabarkan penelitian yang sudah dilakukan, ddapat dikatakan juga proposal merupakan suatu dokumentasi hasil penelitia.

pengertian proposal

proposal adalah sebuah tulisan yang dibuat oleh si penulis yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelasan sebuah tujuan kepada si pembaca (individu atau perusahaan) sehingga mereka memperoleh pemahaman mengenai tujuan tersebut lebih mendetail.

Rabu, 24 Maret 2010

Metode ilmiah

Metode Ilmiah

Metode ilmiah merupakan suatu langkah yang harus dilakukan dalam penulisan ilmiah.

Adapun langkah-langkah dalam metode ilmiah, yaitu :
1. Memilih dan mendefinisikan masalah.
2. Survei terhadap data yang tersedia.
3. Memformulasikan hipotesa.
4. Membangun kerangka analisa serta alat-alat dalam menguji hipotesa.
5. Mengumpulkan data primair.
6. Mengolah, menganalisa serla membuat interpretasi.
7. Membual generalisasi dan kesimpulan.
8. Membuat Laporan

kesalahan dalam karya ilmiah

Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dalam penulisan karya ilmiah yaitu :
1. Penggunaan bahasa yang belum baik
2. Tidak konsistennya dalam format tampilan
3. Tata cara penulisan daftar pustaka yang kurang benar

Sikap ilmiah

Sikap Ilmiah

Sikap ilmiah merupakan sikap yang ada pada seseorang untuk menghadapi persoalan ilmiah.

Sikap yang harus ada pada seseorang dalam menulis karya ilmiah yaitu :
1. Sikap ingin tahu
2. Sikap kritis
3. Sikap terbuka
4. Sikap objektif
5. Sikap berani
6. Sikap menghargai karya orang lain
7. Sikap menjangkau kedepan
Dalam menulis karya ilmiah, sikap tersebut harus ada pada diri orang tersebut.

macam-macam kaeya ilmiah

Macam-macam karya ilmiah :

1. Artikel ilmiah
Merupakan karya tulis yang dibuat untuk dimuat dalam suatu artikel

2. Makalah ilmiah
Merupakan hasil karya tulis sseorang yang berupa informasi dan hasil tersebut disusun secara terurut.

3. Laporan penelitian
Merupakan hasil paparan karya tulis seseorang

ciri-ciri karya ilmiah

Adapun cirri-ciri karya ilmiah :

(1).Logis
maksudnya semua keterangan yang diketengahkan mem-punyai alasan yang dapat diterima akal.
(2) Sistematis,
yaitu semua yang dipaparkan disusun dalam urutan yang berkesinambungan.
(3) Objektif atau faktual,
artinya keterangan yang dikemukakan didasar-kan pada apa yang benar-benar ada atau sesuai
dengan fakta.
(4) Teruji,
artinya keterangan yang diberikan dapat diuji kebenarannya, dan
(5) Bahasanya bersifat lugas atau denotatif.

;;